SANGIHE – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait dengan kondisi stok minyak tanah di daerah. Sebab sampai saat ini stok minyak tanah di Sangihe masih surplus.
Perihal beredarnya informasi yang menyatakan permintaan Bupati untuk masyarakat mulai beralih penggunaan minyak tanah ke gas, seperti yang disampaikan dalam acara koordinasi permasalahanBBM di Sangihe, itu merupakan rencana jangka panjang.
“Ajakan untuk beralih ke gas itu merupakan rencana jangka panjang. Penggunaan gas bagi masyarakat menengah ke atas juga suda ada di Sangihe. Dan sudah banyak di Sangihe yg menggunakan gas khusus masyarakat kalangan menengah ke atas,” terang Michael Thungari, Bupati Kepulauan Sangihe. Jumat, 9 Mei 2025.
Thungari hanya menekankan bahwa saat ini yang perlu diseriusi ialah permasalahan kebocoran dan penjualan minyak tanah ke luar daerah Sangihe.
“Bagaimana kita memastikan minyak tanah itu benar-benar dinikmati masyarakat. Jadi tidak perlu gaduh terkait informasi ajakan penggunaan gas karena ini perencanaan jangka panjang. Tidak akan berpengaruh dua tiga tahun kedepan,” jelasnya.
Namun Bupati tetap mengantisipasi bilamana kedepan pemerintah pusat akan meminimalisir terkait subsidi minyak tanah.
“Jadi bagaimana pemerintah menyiapkan langkah antisipasi kedepan itu yang harus kita pikirkan bersama,” kuncinya.***












