Mamahit Bantah Isu Dugaan ‘Penggelapan’ Pajak di Bank SulutGo Tahuna

Sangihe173 Dilihat
banner 468x60

SANGIHE – Pimpinan Cabang (Pimcab) Bank SulutGo Tahuna, Fernando F. Mamahit membantah isu ‘penggelapan’ pajak pemerintah daerah sebesar 1,2 miliar rupiah yang diduga dilakukan oleh oknum pegawainya.

 

banner 336x280

“Terkait dengan isu yang beredar dengan adanya pajak pemerintah yang tidak disetor di tahun 2024 sebesar 1,2 Miliar, dapat kami sampaikan bahwa itu tidak benar,” kata Mamahit, usai bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati di Pandopo pada Selasa, 8 Juli 2025.

 

Adapun dugaan berhembusnya isu tersebut yang dibocorkan oleh orang dalam (pegawai) di lingkungan Kantor BSG Tahuna, Mamahit menyatakan bahwa dirinya telah mengambil langkah intervensi secara intern.

 

“Kami secara internal sementara melakukan penyelidikan terhadap hal dimaksud. Tentu juga semua itu harus disertai dengan data dan fakta serta bukti. Bilamana kedapatan ada yang mengeluarkan data-data itu, akan kami tindaki,” tegasnya.

 

Sementara perihal kasus Pembobolan ATM yang terjadi di BSG Tahuna, Mamahit mengatakan bahwa itu sedang ditangani oleh aparat penegak hukum.

 

“Masih dalam proses penyidikan yang sedang berlanjut. Tentunya sebagai warga yang taat hukum, semua harus mengikuti proses hukum yang ada. Jadi kami menunggu hasil dari proses hukum tersebut,” jelasnya.

 

Terkait isu ‘penggelapan’ pajak yang mengaitkan salah satu instansi pemerintah daerah, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari menyampaikan bahwa hal itu tidak ada; sebab Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 telah diperiksa oleh BPK RI dan tidak ada temuan tentang hal tersebut.

 

“Kita untuk tahun 2024 sudah menerima predikat opini WTP. Jadi logikanya, kalau ada pajak yang tidak terbayarkan/disetor pasti tidak akan mendapat predikat ini,” ungkap Thungari.

 

Bupati pun turut memberikan support kepada manajemen baru Pimcab BSG Tahuna dibawah kepemimpinan Fernando F. Mamahit sesuai penugasan dari kantor pusat untuk membenahi situasi di dalam struktural internal BSG Sangihe.

 

“Dan terbukti sekarang secara perlahan-lahan mulai membaik. Kepercayaan masyarakat juga terhadap Bank ini mulai tumbuh kembali,” ujar bupati.

 

Dengan kepemimpinan yang baru, BSG Cabang Tahuna diharapkan dapat terus berbenah meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadi perbankan yang berkredibilitas.(JA)