SANGIHE — Suasana penuh sukacita dan rasa syukur menyelimuti jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) “Filadelfia” Tamako, Selasa (28/10/2025). Hari yang dinantikan itu tiba ketika Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, hadir secara langsung untuk meresmikan gedung gereja sekaligus mentahbiskan pastori baru.
Prosesi peresmian berlangsung khidmat namun penuh sukacita. Dimulai dengan pembukaan selubung nama gereja, pengguntingan pita, penyerahan kunci pastori, hingga penandatanganan prasasti oleh Bupati Thungari — seluruh rangkaian acara menjadi simbol nyata kerja sama, ketulusan, dan semangat iman jemaat GPdI Filadelfia dalam membangun rumah Tuhan.
Dalam sambutannya, Bupati Thungari menyampaikan apresiasi tinggi atas keteguhan iman dan semangat gotong royong jemaat Tamako. Ia menegaskan bahwa pembangunan gereja bukan sekadar keberhasilan fisik, tetapi merupakan buah dari iman yang hidup dan kasih yang bekerja di tengah umat.
“Gereja adalah tempat umat bersekutu, bertumbuh dalam kasih, serta menjadi terang dan garam bagi masyarakat. Saya bangga melihat warga jemaat mampu membangun rumah ibadah yang megah secara mandiri, berlandaskan iman yang teguh,” ujar Thungari.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan pelayanan yang lahir dari semangat kekristenan adalah modal sosial yang penting dalam membangun daerah.
“Dengan penuh syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, hari ini Gedung GPdI ‘Filadelfia’ Tamako resmi dinyatakan terbuka dan siap digunakan untuk kemuliaan nama Tuhan. Kiranya gedung ini dijaga dan dimanfaatkan bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan iman, moral, dan pelayanan sosial bagi masyarakat,” tuturnya.
Kehadiran Bupati Thungari bersama jajaran Pemerintah Daerah menambah sukacita bagi seluruh jemaat.
Peresmian gedung dan pastori GPdI “Filadelfia” Tamako menjadi bukti nyata keteguhan iman, kebersamaan, dan kolaborasi jemaat dengan pemerintah daerah. Momentum ini sekaligus meneguhkan peran gereja sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang berlandaskan kasih, iman, dan pengharapan. (JA)








