SANGIHE — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Aha Patung, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan kehidupan rohani masyarakat.
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Michael Thungari menandatangani prasasti peresmian gedung gereja, sekaligus mengikuti ibadah pentahbisan bersama seluruh jemaat. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Ronald Rantung dengan nuansa khidmat dan penuh makna.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada seluruh jemaat GMAHK Jemaat Aha Patung, panitia pembangunan, para pelayan gereja, dan semua pihak yang telah berkontribusi dengan semangat kebersamaan, pengorbanan, dan ketulusan hingga gedung gereja ini dapat berdiri dan ditahbiskan.
“Gereja bukan sekadar bangunan fisik, melainkan rumah iman dan pusat pembinaan rohani umat. Di tempat inilah nilai-nilai moral, etika, dan kasih ditanamkan serta terus bertumbuh dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, kehadiran gedung gereja yang baru ini menjadi simbol keteguhan iman jemaat sekaligus bukti bahwa gereja terus bertumbuh dan hadir di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran gereja dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang beriman, berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial.
Di tengah derasnya arus globalisasi dan berbagai tantangan zaman, menurut Bupati, gereja memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai spiritual, menanamkan kejujuran, kerja keras, toleransi, serta semangat pelayanan kepada sesama.
Memasuki tahun 2026, Bupati juga mengajak seluruh jemaat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya dalam menghadapi potensi bencana alam. Sebagai daerah kepulauan yang rawan bencana, gereja diharapkan dapat menjadi ruang edukasi dan penguatan kesadaran jemaat untuk saling menopang dan peduli satu sama lain.
“Pemerintah daerah meyakini bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan iman, karakter, dan solidaritas sosial masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, gedung gereja yang telah diresmikan dan ditahbiskan ini dapat menjadi pusat pembinaan iman, wadah pembentukan karakter generasi muda, serta tempat yang menumbuhkan persaudaraan, kepedulian, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Sonny Kapal, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Hendri Davidson Djarang, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya. (JA)








