Tondano, IndikatorPublik.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi memperkuat sinergi dengan Universitas Negeri Manado (UNIMA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Kelembagaan, yang berlangsung di Gedung Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNIMA, Tondano, Senin (22/6/2026).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Rektor Joseph Philip Kambey.
Bupati Michael Thungari menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe yang memiliki karakteristik sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan membutuhkan dukungan kajian ilmiah, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kami memandang UNIMA sebagai mitra strategis yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Thungari.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan, tetapi juga menyasar berbagai bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui kemitraan ini, kami berharap lahir berbagai program yang mampu mendukung peningkatan kompetensi aparatur, pengembangan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, pariwisata hingga lingkungan hidup. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Rektor UNIMA Joseph Philip Kambey menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen kampus dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“UNIMA memiliki tanggung jawab untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Kambey.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda strategis yang turut dibahas adalah rencana pembukaan Fakultas Kedokteran di UNIMA. Pemkab Sangihe menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut, termasuk mendorong putra-putri daerah untuk mengikuti proses seleksi yang nantinya akan dibuka.
Bupati Thungari juga menekankan bahwa nota kesepahaman yang telah ditandatangani harus diwujudkan dalam program nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami tidak ingin kerja sama ini berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Harus ada tindak lanjut berupa program dan kegiatan yang terukur, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Sangihe,” tegasnya.
Melalui kemitraan ini, Pemkab Kepulauan Sangihe dan UNIMA berkomitmen memperkuat pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi guna mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.
(***/Enny)












