Wujud Kepedulian Jemaat, Bupati Michael Thungari Letakkan Batu Dasar Rumah Bantuan GMIST Patmos di Soataloara II

Sangihe15 Dilihat
banner 468x60

Sangihe, VivaSulut.com — Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai kegiatan peletakan batu dasar rumah bantuan bagi keluarga Teresa–Simon di Kelurahan Soataloara II, Kecamatan Tahuna, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini merupakan inisiatif Jemaat GMIST Patmos Tahuna sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama jemaat yang membutuhkan, dan turut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thungari tidak hanya melakukan peletakan batu pertama, tetapi juga secara pribadi menyerahkan bantuan diakonia kepada keluarga penerima sebagai wujud dukungan moral dan sosial dari pemerintah daerah.

“Kebahagiaan sejati bukan diukur dari banyaknya harta yang kita miliki, melainkan dari ketulusan berbagi dan menghadirkan senyum bagi orang lain. Jemaat GMIST Patmos telah memberikan teladan kasih yang luar biasa,” ujar Bupati Thungari dalam sambutannya.

Ia memuji langkah GMIST Patmos yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah ibadah, tetapi juga berinisiatif membangun kehidupan dan harapan baru bagi sesama jemaat.

“Hari ini kita menyaksikan bukti kasih yang nyata. Jemaat Patmos tidak hanya membangun gedung, tapi membangun kehidupan. Ini langkah mulia yang patut diteladani,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Thungari berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi jemaat dan komunitas lain di Sangihe untuk memperluas gerakan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang kurang beruntung, terutama dalam hal penyediaan hunian yang layak.

“Melalui aksi nyata seperti ini, kita bisa membantu semakin banyak warga yang kesulitan memiliki tempat tinggal yang layak. Pemerintah akan selalu mendukung upaya kemanusiaan yang lahir dari semangat kebersamaan dan kasih,” tambahnya.

Kepada keluarga penerima bantuan, Bupati berpesan agar tetap tabah dan penuh pengharapan dalam menjalani hidup.

“Bapak Ibu tidak berjalan sendiri. Jemaat, masyarakat, dan pemerintah hadir bersama untuk mendukung. Percayalah, kasih Tuhan Yesus akan terus menyertai keluarga ini,” tutur Thungari penuh haru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pimpinan jemaat, serta masyarakat sekitar yang ikut memberikan dukungan dan doa agar pembangunan rumah bantuan ini berjalan lancar serta membawa berkat bagi keluarga penerima.

Melalui kolaborasi antara jemaat, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di Sangihe — sebagai wujud nyata dari nilai-nilai iman yang hidup dalam tindakan. (JA)