Pimpin Apel Bersama Agustus, Bupati Thungari Dorong Digitalisasi Terintegrasi, Sangihe Siapkan Master Plan Teknologi

Sangihe161 Dilihat

SANGIHE — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tengah menyiapkan arah besar transformasi digital pemerintahan melalui penyusunan master plan teknologi daerah. Langkah ini diarahkan agar berbagai sistem informasi yang digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berjalan lebih terintegrasi dan memiliki arah pengembangan yang jelas.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari saat memimpin Apel Bersama Bulan Agustus di Lapangan Gelora Santiago, Sabtu (1/8/2026). Dalam apel yang turut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari itu, Thungari menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin modern.

Menurut Thungari, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan adaptif.

Ia mengungkapkan, Pemkab Sangihe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat ini sedang menyusun master plan teknologi Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman dalam mengembangkan berbagai sistem informasi dan aplikasi pemerintahan agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Master plan ini merupakan hal penting agar seluruh sistem informasi yang digunakan perangkat daerah, baik aplikasi yang terintegrasi dengan kementerian maupun aplikasi yang dikembangkan secara mandiri, dapat dikembangkan dalam satu arah kebijakan yang sama,” jelas Thungari.

Inovasi Jangan Berhenti di Penghargaan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sangihe yang berhasil meraih penghargaan dalam lomba inovasi daerah tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Bagi Thungari, capaian tersebut bukan sekadar prestasi bagi satu perangkat daerah, tetapi harus menjadi pemicu bagi OPD lainnya untuk berlomba menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi bagi kemajuan daerah,” ujar Thungari.

Ia menegaskan, inovasi tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian penghargaan. Lebih penting dari itu, inovasi harus mampu mendorong perubahan nyata dalam sistem kerja dan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Salah satu transformasi yang telah dilakukan Pemkab Sangihe yakni mengintegrasikan sistem informasi pemerintah daerah dengan layanan kas daerah secara online melalui Bank SulutGo.

Integrasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan keuangan daerah yang lebih cepat, akurat dan transparan.

Gotong Royong Juga Jadi Kekuatan

Selain menyoroti transformasi digital, Thungari turut mengapresiasi Kelurahan Tidore atas kekompakan masyarakat dalam mengikuti lomba kebersihan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada teknologi dan sistem pemerintahan, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.

Semangat gotong royong, kata dia, tetap menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Thungari pun mengajak seluruh ASN untuk memiliki semangat yang sama dalam mendorong perubahan di lingkungan pemerintahan.

Ia menilai, teknologi hanya akan memberikan hasil maksimal apabila diikuti kesiapan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi, berkolaborasi dan terus mencari cara baru dalam menyelesaikan persoalan.

“Saya percaya, jika seluruh ASN memiliki semangat yang sama, bekerja dengan hati, berkolaborasi dan terus berinovasi, maka Kabupaten Kepulauan Sangihe akan semakin maju, adaptif dan mampu menjadi contoh pemerintah daerah yang modern serta dipercaya masyarakat,” tandas Thungari.