Pantau Kampanye Pilkap di Tiga Kampung, Bupati Sangihe Pastikan Persaingan Tetap Kondusif

Sangihe16 Dilihat

SANGIHE — Pelaksanaan kampanye dialog Pemilihan Kapitalaung (Pilkap) Serentak 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapat perhatian langsung Bupati Michael Thungari. Bersama Ketua DPRD Sangihe Denny Roy Tampi, Bupati memantau jalannya kampanye di tiga kampung untuk melihat langsung proses penyampaian visi, misi, dan program para calon kepada masyarakat.

Pemantauan dilakukan pada Rabu (14/10/2026), masing-masing di Kampung Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara, Kampung Talengen, Kecamatan Tabukan Tengah, serta Kampung Nahepese, Kecamatan Manganitu.

Dalam kunjungan tersebut, Thungari menyaksikan langsung jalannya kampanye dialog yang berlangsung tertib. Para calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan dan program kerja, sehingga masyarakat dapat mengenal calon pemimpin mereka sebelum menentukan pilihan.

Kehadiran pemerintah daerah di tengah tahapan kampanye ini menjadi bagian dari upaya memastikan Pilkap berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Pemerintah juga ingin memastikan semangat kampanye damai yang telah dideklarasikan sebelumnya tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Mengusung semangat “Beda Pilihan, Tetap Bersaudara”, Pilkap diharapkan menjadi ruang demokrasi yang sehat tanpa mengorbankan kerukunan antarwarga. Perbedaan dukungan terhadap calon, terutama di lingkungan kampung yang memiliki kedekatan sosial dan kekeluargaan, diharapkan tidak berkembang menjadi perselisihan.

Pilkap Serentak 2026 di Sangihe diikuti 304 calon yang bersaing di 117 kampung pada 12 kecamatan. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026.

Pemilihan ini memiliki arti penting bagi masyarakat karena Kapitalaung merupakan pemimpin yang berhadapan langsung dengan kebutuhan warga sehari-hari. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih secara bijak dengan mempertimbangkan visi, gagasan, kemampuan, dan rekam jejak setiap calon.

Selain mengajak masyarakat menjaga persaudaraan, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya netralitas aparatur sipil negara (ASN) selama seluruh tahapan pemilihan. Sikap netral diperlukan agar proses demokrasi berlangsung adil dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Panitia pemilihan di tingkat kampung pun diharapkan menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan tidak memihak, sehingga setiap calon memperoleh kesempatan yang setara dalam mengikuti seluruh tahapan Pilkap.

Melalui pemantauan langsung ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap kampanye hingga hari pemungutan suara dapat berlangsung kondusif, sekaligus menghasilkan pemimpin kampung yang memperoleh kepercayaan masyarakat dan mampu menjalankan amanah demi kemajuan kampung masing-masing. (JA)