Sangihe Gabung Coastal 500, Bupati Thungari: Peran Desa Pesisir Kunci Jaga Laut dan Masa Depan

Sangihe42 Dilihat

SANGIHE — Peran pemerintah desa dan kelurahan pesisir dinilai menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian laut sekaligus membina kehidupan masyarakat nelayan.

Hal ini ditegaskan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Ikrar Kemitraan Kepala Desa/Lurah Pesisir (Coastal 500) dalam rangka mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB-14) tentang Ekosistem Laut, yang digelar di Ballroom Tahuna Beach, Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama pemerintah desa dan kelurahan pesisir untuk memperkuat komitmen menjaga ekosistem laut secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Thungari mengungkapkan pengalaman pribadinya saat menghadiri undangan di Jakarta pada Agustus lalu, di mana ia mendapat gambaran luas mengenai berbagai program perlindungan wilayah pesisir dan laut.

Ia mengaku terkesan dengan peran organisasi non-pemerintah yang konsisten menjalankan program pelestarian laut, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara di dunia.

“Yang membuat kita berbahagia, Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi kabupaten ke-500 di dunia yang bergabung dalam program ini. Kita mendapat angka yang sangat istimewa, yaitu 500,” ungkapnya.

Sebagai daerah kepulauan, lanjut Thungari, masyarakat Sangihe memiliki hubungan yang sangat erat dengan laut. Laut bukan sekadar sumber penghidupan, tetapi juga bagian dari identitas dan masa depan generasi mendatang.

Karena itu, menjaga kelestarian laut menjadi sebuah keharusan, sejalan dengan komitmen global dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya TPB-14 yang menitikberatkan pada perlindungan dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Meski kewenangan pengelolaan laut dalam sistem otonomi daerah sebagian besar berada di tangan pemerintah provinsi dan pusat, Thungari menegaskan bahwa peran pemerintah desa dan kelurahan pesisir tetap sangat strategis.

“Mengatur dan menjaga laut di wilayah kampung, termasuk membina para nelayan, adalah peran penting pemerintah desa dan kelurahan. Di sinilah kita bersama menentukan masa depan laut kita,” ujarnya.

Ia berharap, melalui komitmen bersama ini, ekosistem laut Sangihe dapat terus terjaga dan menjadi sumber pangan berkelanjutan yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan ini diikuti oleh para camat, lurah, kapitalaung, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam menjaga kekayaan laut daerah.(JA)