SANGIHE — Lapangan Gesit Tahuna menjadi ruang pembuktian bahwa semangat berkompetisi dan meraih prestasi tidak mengenal batas gender. Turnamen Sepak Bola Wanita Tahun 2026 Piala Bergilir Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.
Turnamen tersebut resmi ditutup pada Minggu (11/10/2026), dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny. Cherry S. Thungari Soeyoenus, serta Wakil Ketua TP-PKK Ny. Agnes Bulahari Walukow.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Askab PSSI Sangihe, klub peserta, para atlet, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola wanita menjadi hal yang patut dibanggakan. Olahraga tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dan mengejar kemenangan, tetapi juga menghadirkan ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai kampung dan kecamatan.
Lapangan pertandingan menjadi tempat keluarga berkumpul, warga memberikan dukungan, sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan dalam suasana yang positif.
Thungari menilai turnamen ini juga memperlihatkan bahwa kaum perempuan, termasuk para mama, memiliki kemampuan dan keberanian untuk bersaing serta menunjukkan potensi apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai.
Semangat para pemain di lapangan menjadi gambaran bahwa kemampuan berolahraga, kedisiplinan, kerja sama, dan tekad meraih prestasi bukanlah hal yang dibatasi oleh gender maupun latar belakang seseorang.
Di sisi lain, Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kompetisi tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai juara. Lebih dari itu, nilai penting olahraga terletak pada proses membangun karakter, menjunjung kejujuran, menjaga kekompakan, dan menghormati lawan.
Sikap menerima hasil pertandingan dengan lapang dada juga menjadi bagian penting yang perlu dijunjung setiap atlet, baik ketika meraih kemenangan maupun menghadapi kekalahan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap kegiatan olahraga seperti ini terus mendapat dukungan dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi, khususnya bagi atlet perempuan yang ingin menunjukkan kemampuan mereka.
Melalui turnamen tersebut, sepak bola wanita diharapkan semakin berkembang di Sangihe, sekaligus memperkuat persaudaraan dan menghadirkan hiburan yang sehat bagi masyarakat. (JA)









