Listrik 24 Jam Kini Terangi Pulau Tinakareng dan Lipang, Wujud Komitmen Pelayanan Hingga Pulau Terluar

Advetorial1369 Dilihat

SANGIHE — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan dasar hingga ke wilayah terluar. Warga Pulau Tinakareng, Kampung Nanedakele, Kecamatan Nusa Tabukan, kini resmi menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh setiap hari.

Moment peresmian listrik 24 jam penuh di Pulau Tinakareng.

 

Keadaan Pulau Tinakareng mirip dengan Pulau Lipang, Kampung Lipang, Kecamatan Kendahe yang sebelumnya hanya mendapat pasokan listrik selama 12 jam saja. Namun kini dua desa pulau tersebut sudah bisa menikmati listrik selama 1×24 jam penuh.

 

Peresmian layanan listrik nonstop ini dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari dan Wakil Bupati, Tendris Bulahari dengan melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi bersama jajaran PLN UP3 Tahuna pada Selasa, 23 Juli 2025 lalu. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi penyalaan listrik 24 jam oleh PLN di wilayah tersebut.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M

“Ini menjadi sejarah baru bagi masyarakat Nanedakele. Untuk pertama kalinya mereka bisa merasakan listrik menyala penuh selama 24 jam,” kata Thungari, sembari menambahkan hal serupa juga telah dinikmati oleh masyarakat Lipang saat diresmikan beberapa waktu lalu.

 

Bupati pun memberikan apresiasi kepada pihak PLN atas kerja keras dan dukungan dalam mewujudkan pemerataan akses listrik, terutama di daerah-daerah yang tergolong sebagai wilayah kepulauan terpencil.

Meninjau langsung ke lokasi.

 

Bupati menyampaikan bilamana listrik 24 jam ini akan menjadi penopang utama dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya program nasional Koperasi Desa, pemanfaatan cool Storage untuk hasil tangkapan nelayan, kebutuhan rumah tangga seperti pembuatan es batu, hingga aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

 

“Listrik bukan sekadar fasilitas, tapi merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Hadirnya listrik 24 jam menandakan bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat, termasuk di kampung-kampung terjauh seperti Nanedakele dan Lipang,” tuturnya.

Bersama masyarakat menyaksikan langsung penyalaan listrik 24 jam penuh.

 

Bupati menjelaskan bahwa pemilihan Kampung Nanedakele sebagai lokasi perluasan program listrik 24 jam didasarkan pada kesiapan infrastruktur, mesin, operator, dan dukungan fasilitas teknis lainnya.

 

“Semua prasyarat teknis sudah terpenuhi. Itu sebabnya Nanedakele menjadi kampung pertama di wilayah ini yang merasakan manfaat penuh dari program listrik 24 jam,” jelasnya.

Penyalaan listrik langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe.

 

Dengan terwujudnya layanan listrik 24 jam, masyarakat Kampung Nanedakele dan Lipang kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan. Harapan kedepan, semua desa pulau lainnya yang belum merasakan manfaat keberadaan listrik 1×24 jam penuh ini, bisa segera menerima pemerataan yang sama. (ADVERTORIAL)