Pelantikan TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan, Bupati Thungari Dorong Kolaborasi Turunkan Stunting

Sangihe97 Dilihat

SANGIHE—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan anak usia dini, dan pemberdayaan keluarga. Komitmen ini diwujudkan melalui pelantikan dan pengukuhan Ketua TP-PKK Kecamatan, Tim Pembina Posyandu, Bunda PAUD Kecamatan, serta Pokja Bunda PAUD Kabupaten yang digelar di Tahuna Beach & Resort, Senin (3/11/2025).

Acara yang juga dirangkaikan dengan kegiatan Advokasi dan Koordinasi Posyandu dalam Transformasi Layanan Primer tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Ketua TP-PKK Kabupaten Cherry Shandica Thungari-Soeyoenus bersama jajaran, para camat, kepala perangkat daerah, kepala Puskesmas, serta para Bunda PAUD dan TP-PKK kecamatan se-Kabupaten Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari strategi memperkuat koordinasi antar-lembaga dalam menjalankan program pembangunan berbasis masyarakat.

“Ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pemberdayaan keluarga. Transformasi layanan primer membutuhkan kerja terpadu agar masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari program pembangunan,” ujar Thungari.

Ia menjelaskan, peran TP-PKK, Posyandu, PAUD, dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sangat penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan manusia di Sangihe. Melalui kolaborasi yang solid, pemerintah daerah berupaya menekan angka stunting, menurunkan kemiskinan, serta memperkuat ketahanan keluarga.

“Para pengurus yang baru dilantik diharapkan menjadi motor penggerak di lapangan. PKK harus aktif memberikan edukasi kepada keluarga, Posyandu berperan memastikan layanan kesehatan dasar berjalan optimal, sementara Bunda PAUD dan Pokja PAUD menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas sejak dini,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati Thungari menekankan pentingnya pendekatan yang manusiawi dan partisipatif dalam pelaksanaan program transformasi layanan primer. Menurutnya, pelayanan publik harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat sekaligus memberi solusi dan harapan.

Melalui visi pembangunan daerah “Sapta Membara”, Pemkab Sangihe menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Karena itu, sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial harus bergerak beriringan demi menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama membangun keluarga sehat, anak cerdas, dan masyarakat sejahtera.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat kerja bersama di seluruh pelosok Sangihe. Libatkan semua unsur mulai dari PKK, Posyandu, PAUD, LKK, tokoh masyarakat hingga dunia usaha agar setiap program benar-benar membawa manfaat yang berkelanjutan,” pungkas Thungari. (JA)