Operasi Pasar Digelar, Pemkab Sangihe Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman

Sangihe1086 Dilihat

SANGIHE—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan melaksanakan operasi pasar di sejumlah titik strategis di Kota Tahuna, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok pasca hari-hari besar keagamaan dan pengucapan syukur di wilayah Minahasa.

Operasi pasar diawali di Pasar Tradisional Towo’e Kelurahan Sawang Bendar, dengan pengecekan harga serta stok bahan pokok. Pemantauan kemudian dilanjutkan di Gudang Megaria Swalayan Tahuna di Kelurahan Santiago dan Gudang Toko Torsina di Kelurahan Soataloara I.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, bersama unsur Forkopimda dan jajaran dinas terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bupati Michael Thungari menegaskan, operasi pasar ini penting untuk mengendalikan inflasi daerah dan menjaga daya beli masyarakat. Ia menyebutkan, ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog sudah siap disalurkan kembali ke pasar.

“Penyaluran beras SPHP akan membantu menetralkan harga beras yang saat ini cukup tinggi. Kita masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait penyesuaian harga eceran tertinggi (HET),” kata Thungari.

Menurut Bupati, sebagian besar bahan pokok di Sangihe masih dalam kategori aman. Namun terdapat lonjakan harga pada beberapa komoditas, seperti tomat yang mencapai Rp26.000 hingga Rp30.000 per kilogram dan cabai yang masih tinggi di kisaran Rp100.000 per kilogram.

Selain itu, Thungari mengungkapkan harga minyak kelapa lokal masih terpengaruh dinamika ekspor kopra. Ia berharap produksi minyak kelapa lokal yang pernah ada, seperti merek Lanang Bango, dapat kembali digalakkan oleh koperasi atau produsen setempat.

Bupati juga menyoroti penetapan HET beras medium yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan realita biaya distribusi di daerah kepulauan. “Harga beras medium saat ini Rp12.400 per kilogram, namun dengan kondisi distribusi ke Sangihe, itu masih menjadi tantangan,” ujarnya.

Pemkab Sangihe bersama TPID dan Satgas Pangan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara rutin guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (JA)