Bupati Michael Thungari Hadiri HUT ke-119 Kampung Lenganeng dan Resmikan Pendopo

Sangihe144 Dilihat

SANGIHE— Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Kampung Lenganeng ke-119 dirangkaikan dengan peresmian pendopo Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Jumat (22/8/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan peresmian pendopo bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pusat aktivitas sosial dan budaya masyarakat.

“Pendopo akan menjadi tempat bermusyawarah, melaksanakan kegiatan adat, budaya, sekaligus wadah memperkuat kebersamaan serta persaudaraan di antara warga,” ujarnya.

Thungari juga menekankan pentingnya melestarikan sejarah dan identitas Kampung Lenganeng. Ia menjelaskan, nama Lenganeng berasal dari kata Darenganeng yang berarti tempat orang melintas. Sejak masa kerajaan, wilayah ini dikenal strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah.

Selain nilai sejarah, Lenganeng memiliki potensi besar di bidang pertanian karena kondisi tanah yang subur dan udara sejuk. “Hampir semua jenis tanaman tumbuh baik di daerah ini, menjadikannya salah satu lumbung pertanian di Sangihe,” ungkapnya.

Bupati juga menyoroti tradisi pandai besi yang menjadi ciri khas warga. Kaum pria menghasilkan parang, pisau, hingga berbagai peralatan besi, sementara kaum perempuan mengelola lahan pertanian. Warisan budaya ini membuat Lenganeng dijuluki “Negeri Seribu Pedang”.

Menurut Thungari, branding tersebut perlu terus dikembangkan agar menjadi daya tarik wisata berbasis budaya dan kerajinan lokal. “Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan berbasis potensi kampung sesuai visi Sapta Membara. Lenganeng harus terus maju dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai adat, budaya, serta kearifan lokal,” jelasnya.

Dalam momentum HUT ke-119, ia juga mengajak generasi muda Lenganeng melanjutkan tradisi sekaligus berinovasi dengan teknologi agar potensi lokal dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Dirgahayu Kampung Lenganeng ke-119. Mari kita bergandengan tangan, bersatu padu, dan bekerja sama membangun kampung tercinta demi Sangihe yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (JA)