Wabup Tendris Bulahari Hadiri GNPIP SULAMPUA 2025, Tegaskan Komitmen Sangihe Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Kepulauan

Sangihe84 Dilihat

SANGIHE Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (SULAMPUA) Tahun 2025, yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kegiatan ini digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Senin (27/10/2025).

Dengan mengusung tema “Sinergi Peningkatan Produksi dan Optimalisasi Distribusi yang Didukung Digitalisasi untuk Penguatan Ketahanan Pangan SULAMPUA,” forum ini menjadi ajang strategis memperkuat kolaborasi lintas wilayah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di kawasan timur Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tendris Bulahari menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam mendukung langkah nasional menjaga inflasi dan memastikan pasokan pangan tetap stabil hingga ke wilayah kepulauan perbatasan.

“Sangihe sebagai daerah kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi dan pasokan pangan. Melalui sinergi lintas daerah dan dukungan kebijakan pemerintah pusat, kami berharap lahir solusi konkret untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan,” ujar Bulahari.

GNPIP SULAMPUA 2025 tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, BUMN, serta pelaku usaha sektor pangan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan produksi, efisiensi distribusi berbasis digital, serta menjaga kestabilan harga di tengah dinamika ekonomi global.

Bulahari juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk memperkuat kerja sama dengan TPID Sulawesi Utara dan Bank Indonesia, terutama dalam mendorong inovasi pengendalian inflasi berbasis teknologi serta menjaga daya beli masyarakat.

“Langkah bersama ini sangat penting agar pangan tetap tersedia dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang rentan terhadap fluktuasi harga,” tambahnya.

Melalui semangat kolaborasi dan integrasi kebijakan antarwilayah, kegiatan GNPIP SULAMPUA 2025diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di kawasan Indonesia Timur, termasuk Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menjadi beranda utara Negara Kesatuan Republik Indonesia. (JA)