Momentum HUT ke 601, Pemkab Sangihe Serahkan Bantuan Pascabencana Banjir Bandang kepada Pemkab Sitaro

Sangihe30 Dilihat

SANGIHE — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe dimaknai lebih dari sekadar perayaan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan kepedulian dan solidaritas antardaerah dengan menyerahkan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang terdampak bencana banjir bandang.

Bantuan keuangan sebesar Rp100 juta tersebut diserahkan pada Sabtu (31/1/2026), usai pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam rangka HUT ke-601 daerah. Bantuan ini bersumber dari pos belanja bantuan keuangan antar kabupaten/kota pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun Anggaran 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Sangihe serta Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bantuan tersebut diterima oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Ir. Novia Tamaka, yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Sitaro dalam Rapat Paripurna.

Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terhadap daerah tetangga yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam yang terjadi pada awal Januari 2026.

“Momentum HUT ke-601 Kepulauan Sangihe bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kebersamaan dan solidaritas. Kita tidak pernah melupakan sejarah bahwa wilayah Siau, Tagulandang, dan Biaro pernah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Kepulauan Sangihe,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, ikatan sejarah dan emosional antardaerah harus terus dijaga, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan kepedulian bersama.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap bantuan tersebut dapat membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam mempercepat penanganan pascabencana serta mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak banjir bandang. (JA)