Bupati Thungari Buka TKA SMP 2026, Soroti Mutu dan Akses Pendidikan

Sangihe21 Dilihat

SANGIHE— Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi dimulai. Pembukaan kegiatan dipimpin langsung Bupati Michael Thungari di SMP Negeri 2 Tahuna, Senin (6/4/2026).

Sebanyak 1.774 siswa dari berbagai sekolah menengah pertama di wilayah Sangihe mengikuti tes yang menjadi bagian dari evaluasi capaian pembelajaran sekaligus pemetaan kemampuan akademik siswa secara menyeluruh.

Dalam arahannya, Bupati Thungari menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian rutin, melainkan instrumen penting untuk melihat kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, hasil tes ini akan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan strategis di sektor pendidikan.

“Melalui TKA, kita memperoleh gambaran nyata tentang kemampuan siswa. Ini penting sebagai dasar evaluasi dan perbaikan sistem pendidikan ke depan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar kualitas pendidikan di Sangihe terus ditingkatkan sehingga mampu bersaing dengan daerah lain. Selain itu, pemerataan layanan pendidikan menjadi perhatian utama, terutama bagi wilayah kepulauan dan daerah perbatasan.

Bupati turut menegaskan pentingnya kesiapan teknis dalam pelaksanaan ujian, termasuk dukungan sarana dan prasarana serta pemanfaatan teknologi digital agar proses berjalan lancar tanpa hambatan.

“Seluruh peserta harus bisa mengikuti ujian dengan nyaman. Karena itu, kesiapan infrastruktur dan sistem pendukung harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap dalam beberapa gelombang guna memastikan seluruh peserta terakomodasi dengan baik. Secara umum, kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan dari pihak sekolah dan panitia.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap hasil TKA tahun ini mampu memberikan gambaran komprehensif terkait capaian akademik siswa, sekaligus menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Di akhir kegiatan, Bupati Thungari memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Teruslah berusaha dan berprestasi. Masa depan Sangihe ada di tangan kalian,” pungkasnya. (JA)