Pemkab Sangihe Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Sangihe288 Dilihat

SANGIHE Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Ruang Serba Guna Rumah Jabatan Bupati, Senin (1/9/2025). Kegiatan bertema “Untuk Indonesia yang Aman, Damai, Bahagia, dan Sejahtera” ini berlangsung khidmat, dihadiri jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, pimpinan OPD, mahasiswa, serta perwakilan masyarakat.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, hadir bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah Melancthon Wolff, dan Wakil Ketua DPRD Marvein Hontong. Dalam sambutannya, Thungari menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga persatuan bangsa di tengah perbedaan iman maupun keyakinan.

Ia juga menyampaikan duka cita atas korban jiwa akibat demonstrasi anarkis di sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, setiap nyawa yang hilang merupakan kehilangan besar bagi bangsa.

Thungari mengingatkan masyarakat untuk belajar dari sejarah dunia, seperti bubarnya Yugoslavia, genosida Rwanda, hingga runtuhnya Kekaisaran Romawi. Dari peristiwa itu, ia menekankan pentingnya komunikasi, toleransi, dan persaudaraan agar bangsa tetap kokoh.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan empat pesan utama, yaitu menjaga persatuan dan toleransi, bijak menggunakan media sosial agar tidak terprovokasi hoaks, memperkuat peran tokoh agama dan adat dalam menjaga harmoni, serta meningkatkan sinergi pemerintah, TNI, dan Polri demi keamanan daerah.

Pemerintah daerah, kata Thungari, selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, namun menolak segala bentuk tindakan anarkis yang merugikan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk merawat kearifan lokal Sangihe yang sarat nilai persaudaraan, seperti somahe kai kehage, torang samua bersaudara, dan metatengkang.

“Kita harus terus berdoa dan bekerja bersama demi Indonesia yang damai, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya. (JA)