Bupati Michael Lantik Tim Pengawasan Obat dan Makanan, Tegaskan Komitmen Wujudkan Sangihe Sebagai Kabupaten Pangan Aman

Sangihe237 Dilihat

SANGIHE Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat langkah nyata dalam menjaga keamanan pangan dan melindungi masyarakat dari peredaran produk berbahaya. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui pelantikan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Sangihe, yang dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Pemenuhan Komitmen Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga (IRT), Kamis (25/9/2025) di Tahuna Beach Hotel.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari hadir langsung membuka kegiatan sekaligus melantik tim tersebut. Dalam susunan kepengurusan, Wakil Bupati Tendris Bulahari didaulat sebagai Ketua Tim, didampingi Asisten II Sekda, para kepala OPD, camat, lurah, dan kapitalaung se-Kabupaten Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael menegaskan bahwa jaminan mutu dan keamanan pangan adalah hak dasar masyarakat yang wajib dijamin oleh pemerintah.

“Pangan merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Karena itu, pemerintah harus hadir memastikan mutu, isi, dan keamanan pangan agar masyarakat terlindungi,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti berbagai persoalan yang masih terjadi di lapangan, seperti peredaran produk tanpa izin edar, penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil, serta masalah gizi buruk dan stunting yang masih menjadi perhatian serius di daerah.

Menurutnya, tantangan ketahanan pangan saat ini semakin kompleks, dipengaruhi oleh perubahan iklim, inflasi, dinamika pasar global, hingga tuntutan standar keamanan pangan olahan. Karena itu, pembentukan tim ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengawasan sekaligus mendorong kualitas produk pangan lokal.

“Melalui pembinaan dan pendampingan, produk pangan olahan dari industri rumah tangga bisa ditingkatkan mutunya, baik dari bahan baku, teknik pengemasan, hingga distribusi dan pemasaran,” ujar Bupati Michael.

Ia berharap, dengan terbentuknya tim koordinasi ini, Kabupaten Sangihe dapat segera meraih predikat Kabupaten Pangan Aman, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar regional hingga nasional.

“Langkah ini bukan hanya untuk melindungi masyarakat, tetapi juga untuk mengangkat produk pangan lokal agar memiliki daya saing yang kuat,” tandasnya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Sangihe untuk meneguhkan diri sebagai daerah yang tidak hanya peduli pada keamanan pangan, tetapi juga berdaya saing tinggi dalam sektor industri olahan lokal.

(JA)