SANGIHE — Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Jumat (13/3/2026), di Gedung Serbaguna Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua TP PKK Cherry Thungari-Soeyoenus dan dirangkaikan dengan sosialisasi administrasi kependudukan, pelatihan public speaking, serta buka puasa bersama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris TP PKK Agnes L.P. Walukow, serta jajaran pengurus PKK dan organisasi wanita di daerah itu.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Cherry Thungari-Soeyoenus menegaskan bahwa HKG PKK menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PKK dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.
“Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang tangguh,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing kelompok kerja (Pokja) dalam menyambut HKG PKK ke-54. Di antaranya, Pokja II meluncurkan Taman Baca Masyarakat di Kelurahan Tidore bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan guna mendorong peningkatan literasi, khususnya bagi anak-anak.
Sementara itu, Pokja III melaksanakan penanaman bibit cabai sekaligus penyerahan bantuan di Kecamatan Tahuna Timur bersama Dinas Pertanian sebagai bagian dari program pemanfaatan pekarangan melalui gerakan Hatinya PKK.
Tak hanya itu, PKK juga berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), menggelar pasar pangan murah, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui Posyandu bekerja sama dengan Puskesmas setempat.
Pada puncak kegiatan, dilaksanakan pula sosialisasi program Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan.
Cherry mengungkapkan masih ditemukan anak-anak di Sangihe yang belum memiliki identitas resmi seperti KIA maupun KTP, meskipun telah memenuhi syarat usia.
“Kegiatan ini penting untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan,” katanya.
Selain itu, pelatihan public speaking yang diikuti peserta menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas perempuan, khususnya dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi di tengah masyarakat.
Melalui peringatan HKG PKK ke-54 ini, diharapkan gerakan PKK di Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. (JA)









