Perbaikan Palapa Ring Tahuna–Melong Dijadwalkan April, Pemkab Sangihe Siapkan Langkah Antisipasi

Sangihe28 Dilihat

SANGIHE— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengantisipasi potensi gangguan layanan internet seiring rencana perbaikan kabel Palapa Ring pada segmen Tahuna–Melong yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sangihe, Ronald Lumiu, mengatakan perbaikan tersebut akan dilaksanakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital, hasil koordinasi melalui rapat virtual pada 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pekerjaan akan berlangsung sepanjang April, dengan potensi gangguan paling signifikan diperkirakan terjadi pada 16 hingga 21 April 2026.

“Pada periode itu kemungkinan terjadi gangguan jaringan hingga lost connection, sehingga akses internet bisa terganggu. Untuk layanan telepon masih tersedia, namun berpotensi ikut terdampak,” ujar Lumiu.

Meski demikian, pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan untuk meminimalkan dampak gangguan.

Salah satunya dengan mengoptimalkan jaringan internet bantuan BAKTI yang saat ini tersedia di 104 titik di Sangihe, meliputi kantor desa, puskesmas, dan sekolah.

“Kami telah meminta BAKTI untuk meningkatkan bandwidth pada titik-titik tersebut ke level tinggi agar tetap bisa dimanfaatkan masyarakat selama masa perbaikan,” jelasnya.

Selain itu, Diskominfo juga mendorong dilakukannya sosialisasi kepada masyarakat agar memahami rencana perbaikan dan potensi dampak yang ditimbulkan.

Menurut Lumiu, hal ini penting agar gangguan layanan yang terjadi tidak disalahartikan sebagai kelalaian pemerintah daerah.

“Perlu dipahami bahwa ini merupakan pekerjaan teknis untuk menjaga kualitas jaringan nasional, bukan karena faktor lain,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan analisis teknis BAKTI, perbaikan harus segera dilakukan guna mencegah kerusakan yang lebih parah yang berpotensi menyebabkan gangguan lebih panjang di wilayah kepulauan.

“Informasi ini juga sudah kami sampaikan kepada Bupati untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” pungkasnya. (JA)