SANGIHE— Bunda PAUD Sangihe Ny. Cherry Thungari Soeyoenus merayakan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 bersama anak-anak SD Tiberias di Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara, Sabtu (2/7/2025). Momen ini menjadi simbol kepedulian dan kasih sayang terhadap generasi muda Sangihe.
Perayaan Hari Anak Nasional tahun ini terasa spesial di Kampung Utaurano. Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry Thungari Soeyoenus, yang juga dikenal sebagai Bunda PAUD Sangihe, hadir langsung di tengah-tengah anak-anak untuk merayakan momen penting ini bersama mereka.
Dengan mengenakan seragam PKK dan senyum hangatnya, Cherry tak hanya menjadi tamu kehormatan, tetapi juga ikut bermain dan membaur bersama anak-anak. Ia tampak antusias mengikuti permainan tradisional seperti lompat karet, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HAN.
Anak-anak tampil semarak dalam balutan pakaian adat dan seragam sekolah. Kehadiran Bunda PAUD memberikan semangat tersendiri, terutama saat ia berdialog dengan anak-anak, menanyakan cita-cita mereka, memberi motivasi, dan menyampaikan pesan-pesan positif tentang semangat belajar, kedisiplinan, serta pentingnya karakter yang kuat sejak dini.
“Anak-anak adalah harapan masa depan Sangihe. Tugas kita semua adalah menemani dan mendukung mereka tumbuh menjadi generasi tangguh, berkarakter, dan mencintai tanah kelahirannya,” ujar Cherry dalam sambutannya.
Acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari anak-anak sekolah. Mereka menampilkan tarian tradisional dan lagu daerah, yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda.
Cherry Thungari mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan guru. Sikap rendah hati dan kepeduliannya terhadap dunia anak membuatnya semakin dicintai. Ia tak hanya hadir sebagai istri Bupati Kepulauan Sangihe, tetapi sebagai sosok ibu yang memberi perhatian dan harapan nyata bagi anak-anak.
Menurut para guru, kehadiran tokoh seperti Bunda PAUD secara langsung memberi motivasi besar, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi para pendidik yang selama ini bekerja mendampingi tumbuh kembang generasi muda di pelosok.
Perayaan HAN 2025 di Utaurano bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kasih sayang, partisipasi, dan semangat kolaborasi. Dari tangan anak-anak inilah masa depan Sangihe akan dibentuk dan mereka pantas mendapatkan perhatian sejak sekarang. (JA)












