Pemkab Sangihe Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Lewat Program Sekolah Lansia

Sangihe85 Dilihat

SANGIHE Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di bawah kepemimpinan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia (lansia) melalui pelaksanaan program Sekolah Lansia di beberapa jemaat, masing-masing Jemaat Immanuel Tahuna, Jemaat Banalang Duata, dan Jemaat Bethlehem Tahuna.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang tetap bersemangat mengikuti program hingga tahap akhir.

“Kami generasi sekarang ini ada berkat perjuangan bapak, ibu, oma, opa semua. Daerah ini ada sampai hari ini karena kontribusi bapak ibu sekalian. Atas nama generasi sekarang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, Sekolah Lansia bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, derajat kesehatan, serta ketahanan keluarga. Program ini juga dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan sosial yang inklusif di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2024, angka harapan hidup di Kabupaten Kepulauan Sangihe tercatat 69,7 tahun untuk laki-laki dan 73,2 tahun untuk perempuan. Bupati menilai tingginya partisipasi kaum perempuan dalam kegiatan Sekolah Lansia mencerminkan semangat dan keaktifan kelompok lansia perempuan di daerah tersebut.

Prosesi wisuda bagi peserta Sekolah Lansia dilaksanakan secara resmi, lengkap dengan toga, medali, dan ijazah.

“Kalau mau cari rasa waktu torang wisuda dulu, rasanya sama. Yang beda hanya lama sekolahnya,” kata Bupati dalam suasana penuh kehangatan.

Bupati juga mengingatkan agar para lansia tetap aktif dan produktif tanpa merasa menjadi beban keluarga.

“Merawat orang tua bukan beban, tetapi anugerah. Tidak semua anak diberi kesempatan menjaga orang tuanya,” ujarnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pelaksanaan program serupa agar para lansia di Sangihe dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan penuh makna bersama keluarga.

Diketahui, jumlah peserta yang diwisuda dari program Sekolah Lansia tahun ini sebanyak 47 orang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny. Cherry Thungari Soeyoenus, Sekretaris TP-PKK Ny. Agnes Bulahari Walukow, M.P.J., para narasumber, dan undangan lainnya. (JA)